Terkini di PLD:
Loading...
,

Diskusi Bulanan Forsi Edisi November

Jumat (31/10) merupakan hari bersejarah bagi Forum Sahabat Inklusi (Forsi). Forsi adalah wadah kegiatan sosial relawan PLD (sahabat inklusi) dan kawan-kawan difabel di UIN Sunan Kalijaga. Setelah diresmikan sekitar bulan Mei yang lalu, hari ini Forsi menggelar program perdananya yang dikemas dalam diskusi bulanan.

Diskusi inklusif yang bertajuk “Interaksi Sosial Sahabat Inklusi dengan Difabel” ini bertempat di Ruang Sidang lantai 3 rektorat lama UIN Sunan Kalijaga dan menghadirkan Siti Aminah, M.Si sebagai pembicara.


Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menemukan titik temu bagaimana seorang relawan (sahabat inklusi) dapat menerapkan etika kerelawanan saat berinteraksi dengan kawan-kawan difabel. Melalui presentasinya Siti Aminah yang juga salah satu pengelola PLD UIN Sunan Kalijaga menjelaskan ada tiga hal pokok yang harus dimiliki oleh seorang relawan: yakni nilai, pengetahuan, dan keterampilan. “Sebelum menjalankan fungsinya, seorang relawan harus menanamkan di dalam dirinya nilai “difabel” kepada penyandang difabel.

Seorang difabel mempunyai kemampuan yang sama dalam mencapai tujuan seperti manusia pada umumnya, namun cara-cara mereka saja yang berbeda. Difabel berasal dari bahasa inggris diffabled yang merupakan singkatan dari differently abled.”

Tambahnya, seorang relawan harus melengkapi dirinya dengan pengetahuan. Semisal tentang seluk beluk difabel (daksa, netra, dan rungu wicara), Undang-Undang mengenai hak pendidikan untuk difabel, hak dan kewajiban relawan, dan sebagainya.

Selain itu relawan juga dapat membekali dirinya dengan ketrampilan, seperti ketrampilan bahasa isyarat, kertampilan menyapa bagi difabel rungu, cara menggandeng difabel netra, menemani saat di kelas maupun mendampingi saat mencari bahan pembelajaran di perpustakaan (materi diskusi silakan diunduh di sini).

Diskusi berlangsung secara interaktif antara pembicara dan peserta. Dilengkapi dengan sharing pengalaman dari relawan dan difabel. Melalui kegiatan ini akhirnya ditemukan beberapa persoalan yang dapat menjadi bahan evaluasi antara pihak PLD, relawan maupun difabel. Diharapkan hasil dari diskusi nantinya dapat menjadi acuan kegiatan pembelajaran bagi semua pihak yang terkait (IIS).

You Might Also Like

0 comments

About me

Like us on Facebook