Terkini di PLD:
Loading...
, ,

Anugerah Inklusi 2016

Para Penerima Anugerah Inklusi 2016
05/12/2016. Pusat Layanan Difabel UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali memberikan penghargaan tahunan, Anugerah Inklusi kepada pihak-pihak yang dinilai berjasa dalam mewujudkan UIN Sunan Kalijaga sebagai universitas inklusif. Tahun ini Anugerah Inklusi diberikan kepada tiga kategori: perorangan, lembaga, dan mitra.

Untuk kategori perorangan, anugerah diberikan kepada Andayani,  MSW dan Ro'fah, Ph.D. Bu Andayani adalah salah satu pendiri PLD dan menjadi direktur pertamanya. Bu Andayani berperan besar dalam meletakkan pondasi awal organisasi, penanaman nilai kerelawanan, dan visi advokasi PLD. Sementara Bu Ro'fah yang menggantikan Bu Andayani sebagai direktur PSLD yang kedua menjadi motor pengembangan PLD baik secara kelembagaan maupun jaringan. Tanpa mereka berdua, PLD tidak akan menjadi seperti sekarang.

Untuk kategori lembaga, Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dipilih karena komitmen tiada henti untuk melayani mahasiswa difabel.Sejak dari awal, Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga sangat merespon kebutuhan difabel. Dimulai dengan disediakannya blind corner yang kemudian dikembangkan menjadi Difabel Corner pada tahun 2012. Perpustakaan UIN adalah perpustakaan universitas pertama di Indonesia yang menyediakan koleksi aksesibel dan layanan aksesibilitas untuk para mahasiswa.

Sedangkan kategori mitra, Anugerah Inklusi 2016 diberikan kepada PT Astra Honda Motor yang dalam waktu dua tahun terakhir mendukung upaya PLD dalam menanti difabel. Selain sepeda motor mobilitas, AHM tahun ini meingkatkan bantuan berupa beasiswa. “Beasiswa yang diberikan Astra tahun ini adalah tindak lanjut dari bantuan kendaraan mobilitas yang sudah diberikan tahun lalu. Karena itu, komitmen Astra sangat kami apresiasi dan mereka pantas mendapatkan Anugerah Inklusi 2016,” jelas Arif Maftuhin, Kepala PLD UIN Sunan Kalijaga.

Kabar terkait ...

0 comments