Terkini di PLD:
Loading...
,

Pelatihan Bahasa Isyarat Semester Genap 2018/2019





Semakin meningkatnya jumlah mahasiswa Tuli di UIN Sunan Kalijaga semakin menunjukkan pentingnya relawan PLD menguasai Bahasa Isyarat. Saat ini, lebih dari 20 mahasiswa Tuli kuliah di UIN Sunan Kalijaga dan setiap harinya kelas-kelas yang mereka ikuti memerlukan intervensi komunikasi. Layanan yang dapat disediakan oleh PLD selama ini baru sebatas note taker, yaitu pencatat minutes kuliah yang mendampingi Tuli di kelas-kelas agar informasi yang disampaikan oleh dosen dapat mencapai mahasiswa Tuli.


Tidak jarang, proses pendampingan oleh note taker kurang berjalan baik karena para relawan note taker belum menguasai bahasa isyarat sama sekali. Misalnya, sekedar untuk bertanya apa kabar, ada kuliah tugas kuliah apa hari ini, dan semisalnya. Oleh sebab itu, PLD menyelenggarakan pelatihan Bahasa Isyarat untuk para relawan note taker.
 
Kelas Pelatihan Bahasa Isyarat yang dibuka hari ini (Kamis, 2/2/2019) adalah kelas pemula. Kelas pemula ditujukan untuk mereka yang sama sekali belum mengenal Bahasa Isyarat. Materi yang dicakup dalam kelasnya ini di antaranya adalah pengenalan abjad dalam Bahasa Isyarat dan pengayaan kosakata pokok semisal kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga. Kata kerja dasar semisal aku berasal dari mana, dst.

Pelatihan Bahasa Isyarat di PLD diasuh langsung oleh para Tuli yang kuliah di UIN Sunan kalijaga dan berpengalaman mengajar di berbagai komunitas. Bahasa isyarat yang dipilih adalah Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia), yang merupakan versi komunitas Tuli. Bisindo menggunakan sistem gramatikal bahasa yang berbeda dengan bahasa isyarat 'resmi' SIBI (Sistem Bahasa Isyarat Indonesia).

Kelas Pelatihan Bahasa Isyarat pemula untuk relawan PLD akan diselenggarakan setiap minggu dua kali, Senin dan Kamis (untuk dua kelas yang berbeda). Pada level pemula, pertemuan dilaksanakan sebanyak 11 kali. Selain kelas pemula, PLD juga akan mulai menyelenggarakan kelas lanjut di minggu depan.

Kabar terkait ...

1 comments